Selasa, 15 Oktober 2013

DIAGNOSA SCORING KOMUNITAS



KASUS 2
Sebuah keluarga binaan di wilayah kerja Puskesmas Kelurahan Pasar Minggu, merupakan keluarga besar yang terdiri dari Tn. A 38 thn (KK), Ny. B 35 thn (istri Tn. A), Tn. C 60 thn (mertua Tn. A), Ny. D 58 thn (mertua Tn. A), An. E 10 thn, An. F 7 thn.
Riwayat pendidikan Tn. A lulus SD, Ny. B lulus SD, Tn. C tidak sekolah tetapi bisa baca sedangkan Ny. D tidak sekolah dan tidak bisa baca. An. E kelas 5 SD, An. F kelas 2 SD.
Pekerjaan Tn. A sebagai kuli pasar pondok labu dengan penghasilan rata-rata perbulan Rp. 300.000,- tinggal di rumah kontrakan ukuran 4x6 meter. Ny. B bekerja sebagai PRT dengan penghasilan perbulan Rp. 150.000,-. Tn. C dan Ny. D tidak bekerja dan sudah tidak kuat lagi untuk bekerja tetapi bekerja sebagai kuli panggul.
Riwayat kesehatan saat ini :
1.      Tn. C mengatakan matanya kabur dan sering jatuh, hal ini terjadi setelah Tn. C terkena penyakit darah tinggi . TD = 210/100 mmHg; HR = 100 kali/menit. Tn. C tahu bahwa dirinya sakit darah tinggi dari dokter puskesmas dan sudah pernah juga dijelaskan oleh mahasiswa UPNVJ tentang apa itu darah tinggi. Bila penyakit Tn. C kambuh keluaga Tn. A sering membantu untuk merawat Tn. C. Biasanya hal yang dilakukan adalah membawa Tn. C ke puskesmas dan minum obat yang diberikan oleh dokter puskesmas, hal ini dikatakan karena berobat ke puskesmas itu murah. Masyarakat juga ikut membantu bila Tn. C sakit. Tn. C menderita penyakit darah tinggi sudah 10 tahun dan tidak kunjung sembuh. Tn. C mengatakan minum obat bila penyakitnya kambuh saja.
2.      Ny. D mengatakan daerah persendian kakinya nyeri dan sulit untuk berjalan, bila pagi dan hari hujan dengan kata lain cuaca dingin nyeri bertambah berat ditambah lagi ada bengkat. Hal ini dialami sudah 4 tahun. Ny. D mengatakan ia menderita penyakit rematik setelah sering mandi malam. Ny. D bersyukur karena keluarganya cukup memperhatikannya, hal ini terbukti bila penyakit Ny. D kambuh mereka langsung membawa Ny. D ke puskesmas maka Ny. D minta tolong kepada tetangga untuk mengantarkannya ke puskesmas dan tetangga pun mengantarkannya. Biasanya sebelum ke puskesmas tindakan yang dilakukan oleh Ny. D bila penyakitnya kambuh adalah mengompres dengan air hangat untuk mengurangi nyeri nya. Ny. D mengatakan bahwa penyakitnya adalah penyakit biasa yang sering dialami oleh orang tua.
3.      Ny. B mengatakan bahwa dirinya sering mengalami mual dan muntah, perut kembung dan tidak nafsu makan. Keluhan itu timbul bila telat makan karena sibuk bekerja sebagai PRT sehingga Ny. B menyimpulkan penyakitnya kambuh karena masuk angin dan akan sembuh sendiri. Namun bila keluhan timbul Ny. B minum air hangat supaya kembungnya hilang dan belum pernah berobat ke puskesmas. Keluarga dan masyarakat tidak pernah tahu apa yang diderita oleh Ny. B hal ini dikarenakan Ny. B tidak pernah memberitahukan masalahnya kepada siapapun karena tidak mau merepotkan orang lain. Ny. B sendiri mengatakan bahwa dirinya tidak tahu penyakit apa yang dideritanya namun yang dia tahu itu hanya penyakit biasa-biasa saja. Ny. B mengatakan keluhan ini dirasakan setelah dia bekerja sebagai PRT dua tahun yang lalu.


ANALISA DATA (Tn. C)
NO
DATA
Diagnosa Keperawatan
1.
DS :
·     Ny. B mengatakan perutnya kembung
·      

DO :
·       
·      TD =  mmHg
RR =  kali/menit
HR =  kali/menit
BB =  kg
TB =  cm



2.
DS :
·       

DO :
·      
·     TD =  mmHg
RR =  kali/menit
HR =  kali/menit
BB =  kg
TB =  cm
·      






PRIORITAS MASALAH (Scoring) :
1.       
KRITERIA
BOBOT
PERHITUNGAN
PEMBENARAN
Sifat masalah :


1



Kemungkinan masalah untuk diubah :


2


Potensial masalah untuk dicegah :


1


Menonjolnya masalah :


1


Total Score
1 + 1 + 1/3 + 0 =  =


2.       
KRITERIA
BOBOT
PERHITUNGAN
PEMBENARAN
Sifat masalah :


1


Kemungkinan masalah untuk diubah :


2


Potensial masalah untuk dicegah :


1


Menonjolnya masalah :


1


Total Score
1 + 1 + 1/3 + 0 =  =



ANALISA DATA (Ny. D)
NO
DATA
Diagnosa Keperawatan
1.
Data Subjektif: Ny. D
-    Ny. D mengatakan daerah persendian kakinya nyeri dan sulit untuk berjalan
-    Bila pagi hari dan hari hujan dengan kata lain cuaca dingin nyeri bertambah berat
-    Ny. D mengatakan ada bengkak dikakinya
-    Ny. D mengatakan bila penyakitnya kambuh hanya dikompres menggunakan air hangat
-    Ny. D mengatakan bahwa penyakitnya adalah penyakit yang biasa terjadi pada orang tua
-    Ny. D mengatakan hal ini sudah dirasakan selama 4 tahun
-    Ny. D mengatakan ia menderita penyakit rematik setelah sering mandi malam
-    Ny. D mengatakan apabila penykitnya kambuh, keluarganya segera membawa Ny. D ke Puskesmas
-    Ny. D mengatakan bila keluarganya tidak sempat mengantar ke Puskesmas, tetangganya siap membantu mengantar ke Puskesmas
Data Objektif
-    Kesadaran komposmentis
-    Keadaan umum sedang
-    BB = 55 kg TB = 155 cm
-    TTV :
TD = 140/90 mmHg
HR = 86 kali/menit
RR = 22 kali/menit
-    Kaki sebelah kiri Ny. D terlihat oedem +3
-    Ny. D terlihat sulit berjalan
-    Skala nyeri 4
-    Turgor kulit Ny. D baik


Nyeri akibat proses inflamasi pada daerah kaki pada Ny. D (58th) di keluarga Tn. A (38th) b.d KMK merawat anggota keluarga yang sedang sakit khususnya Ny. D (58th).




PRIORITAS MASALAH (Scoring) :
1.      Nyeri akibat proses inflamasi pada daerah kaki pada Ny. D (58th) di keluarga Tn. A (38th) b.d KMK merawat anggota keluarga yang sedang sakit khususnya Ny. D (58th).
KRITERIA
BOBOT
PERHITUNGAN
PEMBENARAN
Sifat masalah :

Aktual (3)
1
3/3 x 1 = 1
Sifat masalah Aktual, nyeri dan rematik yang diderita sudah dirasakan selama 4 tahun dengan tanda dan gejala yang sesuai dengan penyakit Rematik, sudah dilakukan tindakkan dengan cara di kompres hangat dan di bawa ke Puskesmas oleh keluarga.

Kemungkinan masalah untuk diubah :

Mudah (2)
2
2/2 x 2 = 2
Ny. D dan keluarga mau tahu tentang penyakit rematik, bila nyeri dan sakit terasa atau tidak teratasi keluarga atau tetangga Ny. D langsung membawa Ny. D ke Puskesmas.

Potensial masalah untuk dicegah :

Tinggi (3)
1
3/3 x 1 = 1
Potensial masalah untuk ditangani tinggi, hal ini dapat dilihat dari lamanya penyakit yang dialami Ny. D selama 4 tahun, Ny. D akan segera memeriksakan ke puskesmas ketika penyakitnya kambuh. Keluarga dan tetangga juga turut membantu mengantar Ny. D ke puskesmas

Menonjolnya masalah :

Segera ditangani (2)
1
2/2 x 1 = 1
Masalah Rematik pada Ny. D  dirasakan betul oleh keluarga keluarga segera menangani masalah yang ada
Total Score
1 + 2 + 1 +1 = 5




ANALISA DATA (Ny. B)
NO
DATA
Diagnosa Keperawatan
1.
DS :
·     Ny. B mengatakan perutnya kembung
·     Ny. B mengatakan sering mual dan muntah
·     Ny. B mengatakan tidak nafsu makan
·      Ny. B mengatakan belum pernah berobat ke puskesmas
·      Ny. B minum air hangat supaya kembungnya hilang
·     Ny. B mengatakan keluhan dirasakan sejak 2 tahun yang lalu
·     Ny. B hanya lulusan SD
·     Ny. B bekerja sebagai pembantu rumah tangga dengan penghasilan Rp. 150.000 per bulan

DO :
·      Ny. B terlihat pucat
·      Ny. B hanya menghabiskan ¼ porsi makan
·      Tugor kulit buruk
·     TD = 120/90 mmHg
RR = 24 kali/menit
HR = 88 kali/menit
BB = 52 kg
TB = 159 cm


Gangguan pemenuhan nutrisi : kurang dari kebutuhan tubuh pada keluarga Tn. A khususnya Ny. B b.d KMK mengenal masalah kesehatan dengan penyakit gastritis.
2.
DS :
·      Ny. B mengatakan sering mual dan muntah.
·      Ny. B mengatakan belum pernah berobat ke puskesmas
·      Ny. B minum air hangat supaya kembungnya hilang
·      Ny. B mengatakan keluhan dirasakan sejak 2 tahun yang lalu
·     Ny. B hanya lulusan SD
·     Ny. B bekerja sebagai pembantu rumah tangga dengan penghasilan Rp. 150.000 per bulan

DO :
·     Ny. B terlihat pucat
·     TD = 120/90 mmHg
RR = 24 kali/menit
HR = 88 kali/menit
BB = 52 kg
TB = 159 cm
·     Mukosa bibir kering


Defisit volume cairan pada keluarga Tn. A khususnya Ny. B b.d KMK mengenal masalah kesehatan dengan penyakit gastritis.



PRIORITAS MASALAH (Scoring) :
2.      Gangguan pemenuhan nutrisi : kurang dari kebutuhan tubuh pada keluarga Tn. A khususnya Ny. B b.d KMK mengenal masalah kesehatan dengan penyakit gastritis
KRITERIA
BOBOT
PERHITUNGAN
PEMBENARAN
Sifat masalah :

Aktual (3)
1
3/3 x 1 = 1
Sifat masalah aktual, dengan masalah gangguan pemenuhan nutrisi yang sudah terjadi ditandai dengan mual, muntah, tidak nafsu makan, serta hasil pengamatan TB dan BB dan porsi makan Ny. B. Bila masalah tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi.

Kemungkinan masalah untuk diubah :

Sebagian (1)
2
½ x 2 = 1
Kemungkinan masalah untuk diubah sebagian, ditandai dengan Ny. B hanya lulusan SD, Ny. B tinggal dengan keluarganya, Ny. B tidak pernah berobat ke puskesmas, Ny. B tidak tahu mengenai keluhan yang dirasakannya, Ny. B biasanya minum air hangat untuk mengatasi kembungnya, tetangga Ny. B tidak membantu karena Ny. B tidak pernah memberi tahu siapapun mengenai penyakitnya. Ny. B bekerja sebagai pembantu rumah tangga dengan penghasilan Rp. 150.000 per bulan.

Potensial masalah untuk dicegah :

Rendah (1)
1
1/3 x 1 = 1/3
Potensial masalah untuk dicegah rendah, dilihat dari sikap Ny. B menangani penyakitnya. Ny. B tidak pernah berobat ke puskesmas dan tidak memberitahu siapapun mengenai penyakitnya. Keluhan yang dirasakan Ny. B sudah 2 tahun terakhir. Ny. B hanya mengatasi keluhannya dengan minum air hangat.

Menonjolnya masalah :

Masalah tidak dirasakan (0)
1
0/2 x 1 = 0
Cara menonjolkan masalah Ny . B adalah masalah tidak dirasakan dimana Ny. B tidak memeriksakan penyakitnya ke puskesmas, Ny. B juga tidak memberitahukan keluhan yang dirasakan ke keluarga nya sehingga tidak ada penganganan yang dilakukan. Ny. B hanya meminum air hangat ketika merasakan kembung. Ny. B mengambil kesimpulan bahwa ia hanya masuk angin dan akan sembuh dengan sendirinya.

Total Score
1 + 1 + 1/3 + 0 =  =


3.      Defisit volume cairan pada keluarga Tn. A khususnya Ny. B b.d KMK mengenal masalah kesehatan dengan penyakit gastritis.
KRITERIA
BOBOT
PERHITUNGAN
PEMBENARAN
Sifat masalah :

Aktual (3)
1
3/3 x 1 = 1
Sifat masalah aktual, dengan masalah defisit volume cairan yang sudah terjadi ditandai dengan mual, muntah, serta hasil pengamatan TB dan BB. Bila masalah tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi dehidrasi.

Kemungkinan masalah untuk diubah :

Sebagian (1)
2

Kemungkinan masalah untuk diubah sebagian, ditandai dengan Ny. B hanya lulusan SD, Ny. B tinggal dengan keluarganya, Ny. B tidak pernah berobat ke puskesmas, Ny. B tidak tahu mengenai keluhan yang dirasakannya, Ny. B biasanya minum air hangat untuk mengatasi kembungnya, tetangga Ny. B tidak membantu karena Ny. B tidak pernah memberi tahu siapapun mengenai penyakitnya. Ny. B bekerja sebagai pembantu rumah tangga dengan penghasilan Rp. 150.000 per bulan.

Potensial masalah untuk dicegah :

Rendah (1)
1
1/3 x 1 = 1/3
Potensial masalah untuk dicegah rendah, dilihat dari sikap Ny. B menangani penyakitnya. Ny. B tidak pernah berobat ke puskesmas dan tidak memberitahu siapapun mengenai penyakitnya. Keluhan yang dirasakan Ny. B sudah 2 tahun terakhir. Ny. B hanya mengatasi keluhannya dengan minum air hangat.

Menonjolnya masalah :

Masalah tidak dirasakan (0)
1
0/2 x 1 = 0
Cara menonjolkan masalah Ny . B adalah masalah tidak dirasakan dimana Ny. B tidak memeriksakan penyakitnya ke puskesmas, Ny. B juga tidak memberitahukan keluhan yang dirasakan ke keluarga nya sehingga tidak ada penganganan yang dilakukan. Ny. B hanya meminum air hangat ketika merasakan kembung. Ny. B mengambil kesimpulan bahwa ia hanya masuk angin dan akan sembuh dengan sendirinya.

Total Score
1 + 1 + 1/3 + 0 =  =


1 komentar: